Haminanto Adinugraha

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Salam Sejahtera untuk kita semua.

sambutan_01

Majalah The Reunion adalah media komunikasi dan jembatan silaturahmi antara alumni ITB. Dalam penerbitan perdanannya The Reunion mengangkat profil Prof Sudjana Safei , mantan rektor ITB yang berhasil melalui masa pergerakan mahasiswa dan konflik politik era orde baru dengan bijaksana. Diulas pula profil kenangan angkatan 89 dan pencarian jejak para sahabat, dosen bahkan mantan pacar yang telah sukses di karier dan keluarga.

Selain itu The Reunion memuat pencarian dan pengunpulan jejak alumni yang tersusun dalam database. Data ini menjadi berharga dan penting untuk memperkuat jejaring bernilai diantara para alumni.

Rekam jejak masa lalu tentu akan semakin menarik bila kita dapat mengamatinya melalui foto-foto kenangan yang mungkin akan membuat sebagian terharu, tersenyum, malu atau bahkan tertawa terbahak-bahak.

Besar harapan kami penyajian perdana majalah The Reunion ini akan mendapat masukan, kritikan tanggapan berharga dari rekan-rekan alumni. selain itu kami juga menerima kiriman foto kenangan, data alumni dan artikel lainnya. semoga ke depan, kita bersama dapat terus mengembangkan majalah The Reunion menjadi lebih baik.

Selamat membaca, selamat bereuni

In Harmonia Progressio.

Redaksi

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.
Salam Sejahtera

———————————————————————————————————

Hatta Rajasa

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Salam Sejahtera untuk kita semua.

sambutan_2Sebagai ketua alumni ITB saya melihat 3 hal yang sangat penting dilakukan oleh almamater kita. Pertama saya adalah orang yang selalu tidak dengan hanya mengatakan bahwa diperlukan link and match agar alumni sebuah universitas siap pakai. Saya sangat meyakini bahwa orang yang kreatif tidak perlu match dengan market saat ini, sebab dia akan menciptakan market. Jika ITB berpikiran link and match maka dia berpikiran sebagai pekerja, mencari pekerjaan. Saya berpikiran bahwa ITB adalah center of excellence yang orang-orangnya berpikiran sebagai seorang entepreneur yang mampu membuka lapangan kerja. Kuncinya adalah research. hasil dari research dapat menjadi knowledge based untuk kegiatan ekonomi. Dorong kampus kita menjadi research university. Saya mulai dengan memberikan ITB dana. Saya gerakan dana 100 milyar , para alumni mengumpulkan dan memberikan pada ITB sebagai endowment fund. Setiap tahun ada 1.25 milyar untuk penelitian dosen. Ini harus reguler. Mustahil jika alumni ITB tidak bisa mengumpulkan  2.3 milyar setahun.

Kedua, dorong entepreneurship di kampus. knowledge dari research bisa digunakan untuk menghasilkan produk-produk unggulan.

Ketiga, bangun partnership. jangan terjebak dalam euforia kesektoralanl. Kita harus perluas komunitas ITB sebagai komunitas yang lebih besar: knowledge society. Kita sama-sama adalah bagian dari Indonesia dan punya kewajiban untuk republik ini. partnership akan membangun kebersamaan antar alumni ITB dan antar alumni-alumni yang lain.

selain itu, kita, setiap alumni ITB, akan bermartabat sebagai alumni ITB manakala kampus kita bermartabat. Sekarang ITB masuk dalam top 100 university. jika dalam waktu 5-10 tahun lagi ITB menjadi top 50, alumni bisa sangat disegani. Untuk itu kita perlu berkontribusi. Tengok Stanford, Harvard dan Yale yang terus berlomba menjadi yang terbaik.Ketika gelar nomor satu jatuh ke yang lain, yang gempar adalah alumninya: “what is wrong with our university?” lalu mereka berespon. Sebut saja, Yale ketika kehilangan gelar nomor satunya. berespon dengan yang sebelumnya hanya 4 dari 10 alumni memberi kontribusi, kini menjadi 8 dari 1o. Bagaimana dengan ITB? jika spirit ini kita kembangkan bukan tak  mungkin kampus ITB kan menjadi the center of excellence, yang akan sangat berpengaruh tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kawasan lain. itulah sumbangsih kita bagi Republik Indonesia.

Semoga kehadiran buku ini dapat menjadi memorabilia bagi kita, sekaligus penggugah semangat untuk terus peduli.

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera.
———————————————————————————————————

Poerbandono (GD)

Assalaamu’alaikum Wr. Wb.
Salam Sejahtera untuk kita semua.

sambutan_3Di antara banyak mata acara dan luaran yang direncanakan dari kegiatan kita ini, ada beberapa produk yang ditujukan untuk keperluan pengarsipan. Buku reuni ini merupakan salah satu pengejawantahan keinginan kita dalam mendokumentasikan peran beberapa alumni terpilih di bidang yang mereka jalani. Pemilihan sosok seorang alumni untuk mengisi buku profil ini mengacu pada rekomendasi alumni lain yang bekerja di bidang yang sama dengan mempercayakan mereka menggunakan ukuran-ukuran baku untuk menilai pencapaian prestasi pada bidang tersebut.

Beberapa hal lain turut kita abadikan, yaitu basis data alumni, foto bersejarah, serta beberapa catatan kegiatan dan komunikasi yang tersimpan di halaman maya. Dokumentasi semacam ini sangat bermanfaat untuk menguatkan literasi komunitas kita serta menjauhkan kita dari pendek pikir dan lupa. Dari buku reuni semacam ini, kita dapat bercermin terhadap peran dan keberhasilan para rekan kita seraya bersyukur atas nikmat panjang umur dan kemudahan dalam segala urusan yang dilimpahkan-Nya pada kita sekalian.

Semoga kehadiran buku ini dapat menjadi memorabilia bagi kita, sekaligus penggugah semangat untuk terus peduli.

Wassalaamu’alaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera.
———————————————————————————————————